Minggu, 26 Juni 2011

LAFADZ 'AM


LAFADZ‘AM

Pengertian  Lafadz ‘AM
            ‘Am yaitu  suatu lafadz yang dipergunakan untuk menunjukkan suatu makna yang pantas (boleh) dimsasukkan pada makana itu dengan mengucapkan sekali saja sepuluh kata maka lafadz ini meliputi semua laki laki.
Lafadz ‘am adalah lafadaz  yang menurut kepada bentuk suatu yang tersimpul atau masuk didalamnya semua lafadz itu.
            Lafadz ‘Am (umum) adalah lafadz yang diciptakan untuk pengertian umum sesuai dengan pengertian itu sendiri tampa dibatasi dengan jumlah tertentu.
            Lafadz ‘Am adalah suatu lafadz yang dipakai untuk menunjukkn kepada satuan satuan yang tak terbatas  dan mencakaup semua satuan itu.[1]
            Menurut Muhammad Adib Shaleh,Lafadz ‘Am adalah lafadz yang diciptakan untuk pengertian umum sesuai dengan pengertian lafadz itu sendiritampa dibatasi oleh jumlah tertentu[2]

Pembagian Lafadz ‘Am
            Lafadz a’am terbagi dua yaitu
1.Umum Syumuliy
            Yaitu semua lafadz yang dipergunakan dan dihukumkan serta berlaku bagi seluruh pribadi seperti

                                   يَـٰٓأَيُّہَا ٱلنَّاسُ ٱتَّقُواْ رَبَّكُمُ ٱلَّذِى خَلَقَكُم مِّن نَّفۡسٍ۬ وَٲحِدَةٍ۬           

        hai seluruh manusia dipelihara dari azab allah (takwa yang vtelah menjadikan kamu dari satu jenis)(surat An Nisa’:1
            Aayat diatas menyuruh kita ntuk sellu bertakwa kepada allah dan selalu memelihara diri dari azab allah tampa terkecuali.
2.Umum Badaliy
            Yaiyu suatu lafadz yang ipergunakan edan dihukumkan serta berlaku untuk sebagian afrad(pribadi) seperti

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ كُتِبَ عَلَيۡڪُمُ ٱلصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِڪُمۡ
                                                                             
                                                                                      لَعَلَّكُمۡ تَتَّقُونَ (١٨٣) 

            Hari orang orang beriman diwajbkan kepada mu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan bagi orang orang sebelum kamu, mudah mudahan kamu menjadi orang yang takwa(surat Al Baqarah:183)   
            Dari ayat diatas dapat diketahui bahwa seruan kalimat umum itu  hanya diperuntukkan bagi orang orng yang beriman saja, bukan untuk seluruh manusia.
Lafadz Lafadz ‘Am(umum)
1.Kullum,Jamii’un, kaffatun dan Ma’syara
            Contoh kullun
كُلُّ نَفۡسٍ۬ ذَآٮِٕقَةُ ٱلۡمَوۡتِ‌  
           
Tiap tiap diri akan merasakan mati( Ali Imran:185)      

            Contoh jamii’un
هُوَ ٱلَّذِى خَلَقَ لَكُم مَّا فِى ٱلۡأَرۡضِ جَمِيعً۬ا
      
       Dalah Allah yang menjadikan kamidipermukaan bumi ini seluruhnya(surat albaqarah:29)

Contoh kaaffah

وَمَآ أَرۡسَلۡنَـٰكَ إِلَّا ڪَآفَّةً۬ لِّلنَّاسِ بَشِيرً۬ا

Tidak kami utus engkau(hai Muhammad),melainkan untuk memberi kabar gembira dan peringatan bagi manusia(surat saba’:28)

Contoh Ma’syara


  @è% `yJÏj9 $¨B Îû ÏNºuq»yJ¡¡9$# ÇÚöF{$#ur ( @è% °! 4 |=tGx. 4n?tã ÏmÅ¡øÿtR spyJôm§9$# 4 öNä3¨ZyèyJôfus9 4n<Î) ÏQöqtƒ ÏpyJ»uŠÉ)ø9$# Ÿw |=÷ƒu ÏmŠÏù 4 šúïÏ%©!$# (#ÿrçŽÅ£yz öNåk|¦àÿRr& óOßgsù Ÿw šcqãZÏB÷sムÇÊËÈ  
Katakanlah: "Kepunyaan siapakah apa yang ada di langit dan di bumi." Katakanlah: "Kepunyaan Allah." Dia telah menetapkan atas Diri-Nya kasih saying.Dia sungguh akan menghimpun kamu pada hari kiamat yang tidak ada keraguan padanya. orang-orang yang meragukan dirinya mereka itu tidak beriman(surat an ‘Am:12)








2. Man, Man dan Aina pada majaz
            Contoh Man
}§øŠ©9 öNä3ÍhÏR$tBr'Î/ Iwur ÇcÎT$tBr& È@÷dr& É=»tGÅ6ø9$# 3 `tB ö@yJ÷ètƒ #[äþqß tøgä ¾ÏmÎ/ Ÿwur ôÅgs ¼çms9 `ÏB Èbrߊ «!$# $wŠÏ9ur Ÿwur #ZŽÅÁtR ÇÊËÌÈ  
 (Pahala dari Allah) itu bukanlah menurut angan-anganmu yang kosong dan tidak (pula) menurut angan-angan ahli Kitab. Barangsiapa yang mengerjakan kejahatan, niscaya akan diberi pembalasan dengan kejahatan itu dan ia tidak mendapat pelindung dan tidak (pula) penolong baginya selain dari Allah.(Annisa’:123)

            Contoh Maa
* }§øŠ©9 šøn=tã óOßg1yèd £`Å6»s9ur ©!$# Ïôgtƒ ÆtB âä!$t±o 3 $tBur (#qà)ÏÿZè? ô`ÏB 9Žöyz öNà6Å¡àÿRL|sù 4 $tBur šcqà)ÏÿZè? žwÎ) uä!$tóÏFö/$# Ïmô_ur «!$# 4 $tBur (#qà)ÏÿZè? ô`ÏB 9Žöyz ¤$uqムöNà6ös9Î) ÷LäêRr&ur Ÿw šcqãKn=ôàè? ÇËÐËÈ  
 Bukanlah kewajibanmu menjadikan mereka mendapat petunjuk, akan tetapi Allah-lah yang memberi petunjuk (memberi taufiq) siapa yang dikehendaki-Nya. dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan (di jalan Allah), Maka pahalanya itu untuk kamu sendiri. dan janganlah kamu membelanjakan sesuatu melainkan karena mencari keridhaan Allah. dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan, niscaya kamu akan diberi pahalanya dengan cukup sedang kamu sedikitpun tidak akan dianiaya (dirugikan).(Al Baqareah:272)

            Ontoh Aina
$yJoY÷ƒr& (#qçRqä3s? ãNœ3.ÍôムÝVöqyJø9$# öqs9ur ÷LäêZä. Îû 8lrãç/ ;oy§t±B 3 bÎ)ur öNßgö6ÅÁè? ×puZ|¡ym (#qä9qà)tƒ ¾ÍnÉ»yd ô`ÏB ÏZÏã «!$# ( bÎ)ur öNßgö6ÅÁè? ×py¥ÍhŠy (#qä9qà)tƒ ¾ÍnÉ»yd ô`ÏB x8ÏZÏã 4 ö@è% @@ä. ô`ÏiB ÏZÏã «!$# ( ÉA$yJsù ÏäIwàs¯»yd ÏQöqs)ø9$# Ÿw tbrߊ%s3tƒ tbqßgs)øÿtƒ $ZVƒÏtn ÇÐÑÈ  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar